Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Oktober 2016

Tool-tool Dasar Corel Draw

Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarokaatuh.


Selamat datang di Blog Urang Pesisir

 


Tool-tool dasar Corel Draw
Setting page background
Untuk mengatur warna background, yang perlu diperhatikan adalah :
Klik menu layout, klik page background.
Ada 3 model background yang bisa dipilih yaitu :
      -          No background untuk background tidak berwarna
      -          Solid untuk background dengan warna polos bertipe vector
      -          Bitmap untuk background dengan jenis bitmap misalnya foto
-           
Piranti untuk menggambar
Freehand tool : untuk menggambar kurva dengan segmen garis tunggal
Bezier tool : menggambar kurva
Artistik media tool : menggambar obyek artistic
Pen tool : menggambar kurva
Polyline tool : menggambar kurva dan garis
3 point curve tool : menggambar kurva dengan cara menentukan posisi titik awal, titik akhir dan titik pusat kurva
Interaktif connector tool : menghubungkan 2 obyek dengan 2 garis
Dimension tool : menggambar garis-garis dimensi vertical
Rectangle tool  : untuk menggambar persegi panjang/bujur sangkar.
3 point rectangle tool : Menggambar kotak dengan cara menggeser mouse untuk membuat garis dasar dan klik un tuk menentukan tingginya.
Ellipse tool  : untuk menggambar lingkaran atau ellips.
3 point ellips tool : Menggambar ellips dengan cara menggeser mouse untuk menentukan garis pusat ellips dan klik untuk menentukan tingginya.
Polygon tool : menggambar polygon simetris dan bintang.
Star tool : menggambar obyek bintang
Complex star tool : menggambar obyek bintang dengan pola yang lebih kompleks/sisi berpotongan
Graph paper tool : menggambar kotak-kotak dengan ukuran yang sama.
Spiral tool : menggambar spiral.
Text tool : untuk menuliskan teks artistic dan paragraph.

Membuat obyek berbentuk persegi panjang atau bujur sangkar
Ada 2 jenis flyout pada rectangle tool yaitu : 
 rectangle tool  : untuk menggambar persegi panjang/bujur sangkar.
3 point rectangle tool : Menggambar kotak dengan cara menggeser mouse untuk membuat garis dasar dan klik un tuk menentukan tingginya.
Cara menggunakan rectangle tool :
     1.      Klik rectangle tool
     2.      Tempatkan pointer dilembar kerja drawing, pointer akan berubah membentuk tanda silang.
     3.      Drag dengan arah ttt(arah diagonal).
     4.      Lepaskan mouse, maka akan muncul hasilnya
Untuk membuat kotak dengan ukuran panjang dan lebar yang sama, lakukan langkah berikut :
     1.      Klik rectangle tool
     2.      Tempatkan pointer dilembar kerja drawing, pointer akan berubah membentuk tanda silang.
    3.      Tekan tombol Ctrl dan drag kearah ttt (arah diagonal), maka akan tampil hasilnya

Membuat obyek berbentuk lingkaran atau elips
Ada 2 jenis flyout pada ellips tool yaitu : 
 ellips tool  : untuk menggambar lingkaran atau ellips.
3 point ellips tool : Menggambar ellips dengan cara menggeser mouse untuk menentukan garis pusat ellips dan klik untuk menentukan tingginya.
Cara menggunkan ellips tool :
1.      Klik ellips tool
2.      Tempatkan pointer dilembar kerja drawing, pointer akan berubah membentuk tanda silang.
3.      Drag dengan arah ttt(arah diagonal).
4.      Lepaskan mouse, maka akan muncul hasilnya
Untuk membuat lingkaran penuh, lakukan langkah berikut :
5.      Klik ellips tool
6.      Tempatkan pointer dilembar kerja drawing, pointer akan berubah membentuk tanda silang.
7.      Tekan tombol Ctrl dan drag kearah ttt (arah diagonal), maka akan tampil hasilnya

Membuat obyek berbentuk polygon, star dan spiral
polygon tool  : untuk menggambar polygon simetrios dan lingkaran
Star shapes tool : untuk menggambar obyek bintang
Complex star shapes : untuk menggambar obyek bintang  denmgan pola yang kompleks
Spiral shapes : untuk membuat obyek spiral
Graph paper shapes : untuk menggambar kotak-kotak dengan ukuran yang sama.
Cara menggunakan 
1.      Klik polygon tool/star shapes tool/spiral tool
2.      Tempatkan pointer dilembar kerja drawing, pointer akan berubah membentuk tanda silang.
3.      Drag dengan arah ttt(arah diagonal).
4.      Lepaskan mouse, maka akan muncul hasilnya
Jumlah segi pada sisi-sisi obyek dapat dilihat pada property bar 


 Semoga Bermanfaat
Wassalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarokaatuh. 

Rabu, 26 Oktober 2016

Gambar Bitmap dan Gambar Vektor

Assalaamu'alaikum warahmatullaahi wabarokaatuh.

Selamat datang di Blog Urang Pesisir

 


MENGENAL GAMBAR


D i era teknologi informasi dan komunikasi ini, kita mengenal dua jenis gambar,
gambar biasa (non digital) dan gambar dalam bentuk digital. Gambar non digital
adalah sketsa atau guratan alat gambar ke suatu media kertas, kanvas, dan
sebagainya yang berada di luar lingkungan media digital (komputer, kamera). Gambar digital adalah gambar yang dihasilkan dari olah gambar di komputer, pemotretan menggunakan kamera digital, atau media lain yang disimpan dalam bentuk file. Gambar digital terbagi menjadi dua jenis, yaitu gambar jenis bitmap dan gambar jenis vektor.
A.       Tipe Image Bitmap
Di kenal dengan istilah Raster. Image yang bertipe bitmap merupakan image yang terbentuk dari titik-titik warna atau pixel. Gambar bitmap akan terlihat pecah atau kabur apabila ukurannya diperbesar (Resolution Dependent). Hal ini disebabkan karena pembesaran ukuran pada bitmap tidak diikuti dengan penambahan pixel pada gambar tersebut. Dengan kata lain jumlah pixel tetap sama meskipun ukuran gambar diperbesar, akibatnya gambar bisa kehilangan detail  dan juga terlihat “kotak-kotak” (jagged). Format bitmap ini memerlukan ruang penyimpanan data yang relative besar, sebanding dengan ukuran resolusi yang dimilikinya. Gambar bitmap biasanya memiliki format *.gmp, *.jpg, *.jpeg, *.tfi, *.tiff, *.png, *.bmp, *.pix, *.pcx.
Pixel merupakan elemen terkecil citra digital yang dapat dilihat mata.
Semakin banyak jumlah pixel, berarti semakin tinggi tingkat kerapatannya dan semakin halus gambar yang terbentuk. Akibatnya, semakin besar pula ukuran file gambar tersebut. Banyaknya titik dalam 1 inchi dikenal dengan dpi (dot per inchi).

  1. Kelebihan gambar Bitmap
·      Mampu menangkap nuansa warna dan bentuk yang natural.
·      Lebih cepat dan lebih sesuai untuk ditampilkan ke layar monitor, karena gambar bitmap dapat ditransfer secara langsung dari file ke layar monitor.

  1. Kekurangan gambar Bitmap
·      Perubahan ukuran gambar (pembesaran dan pengecilan) mempengaruhi kualitas gambar.
·      Ukuran file gambar relatif besar.
·      Melakukan kompresi (pemadatan) pada gambar, maka kualitas gambar tersebut akan menurun.

  1. Program Aplikasi Pengolah Gambar Bitmap
Suatu gambar bitmap dapat diolah kembali dengan cara memberikan efek-efek khusus pada gambar, memotong gambar, menempelkan gambar bitmap lain, atau menambahkan objek lain, baik yang berupa teks maupun objek-objek bidang seperti kotak, lingkaran, dan sebagainya. Pengolahan gambar bitmap dapat kita lakukan dengan aplikasi-aplikasi yang dirancang khusus untuk mengolah gambar, seperti
1.      Micr. Photo editor
2.      Adobe Photoshop
3.      Corel Photopaint
4.      GIMP.
Photoshop dan Photopaint merupakan program aplikasi berbayar (tidak gratis), namun GIMP adalah program aplikasi yang gratis. Meskipun gratis, gambar yang dihasilkan GIMP tidak kalah kualitasnya dengan gambar yang dihasilkan program berbayar.

B.        Tipe Image Vektor
Gambar vektor adalah gambar yang tersusun oleh sekumpulan garis, kurva, dan bidang tertentu dengan menggunakan serangkaian instruksi yang masing-masing didefinisikan secara matematis. Setiap garis, kurva, dan bidang tertentu tersebut mempunyai property atau atribut masing-masing berupa fill, stroke, dan node. Gambar vektor tidak dipengaruhi oleh resolusi gambar atau titik pixel (dpi) seperti pada gambar bitmap.

  1. Kelebihan Image Vektor
·      Bersifat scalable, artinya kita dapat memperbesar atau memperkecil gambar tanpa mengubah kualitasnya.
·       Memiliki ukuran file yang kecil, sehingga lebih mudah dan lebih cepat didownload melalui Internet.
·      Dapat diubah dalam berbagai tampilan tiga dimensi, tentunya dengan menggunakan software yang sesuai.
·      Mempunyai warna-warna yang solid, cocok untuk bentuk-bentuk gambar sederhana, seperti logo, kartun, dan sebagainya.

  1. Kekurangan Image Vektor
Kekurangan gambar vektor adalah kurang dapat menampilkan gambar dan gradasi secara realitis atau natural.

  1. Program Aplikasi Pengolah Gambar Vektor
Gambar vektor dapat dibuat dengan program aplikasi desain grafis untuk gambar vektor seperti:
1.      CorelDraw
2.      Macromedia Freehand
3.      Macromedia Flash
4.      Dia
5.      Inkscape
Aplikasi-aplikasi tersebut masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan. Dia dan Inkscape merupakan program aplikasi pengolah gambar vektor yang bersifat gratis, namun kemampuannya tidak kalah dengan aplikasi berbayar.

Perbedaan Grafis Vektor dan Grafis Bitmap
Vektor
Bitmap
1. Gambar tetap jelas ketika di perbesar
1. Gambar kurang jelas ketika di perbesar
2. Tersusun oleh garis dan kurva
2. Tersusun atas titik-titik/dot
3. Ukuran File yang dihasilkan kecil
3. Ukuran File yang dihasilkan besar
4. Kualitas grafis tidak bergantung dari banyaknya pixel
4. Kualitas grafis bergantung dari banyaknya pixel